Analisis Perencanaan Manajerial pada PT Unilever Indonesia Tbk dalam Mencapai Keberlanjutan dan Keunggulan Kompetitif

Authors

  • Sulistiani Syafitri sekolah tinggi ilmu ekonomi enam enam kendari
  • Mohammad Suaib Mappasila STIE MULIA PRATAMA

Keywords:

Perencanaan, FMCG, Manajemen stratejik, Perencanaan Operasional

Abstract

Perencanaan merupakan fungsi fundamental dalam manajemen yang menentukan arah dan strategi organisasi untuk mencapai tujuan secara efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan perencanaan pada PT Unilever Indonesia Tbk sebagai salah satu perusahaan FMCG terbesar di Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis literatur, laporan tahunan, laporan keberlanjutan, serta dokumen pendukung terkait proses perencanaan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unilever menerapkan perencanaan secara komprehensif pada tiga tingkatan, yaitu perencanaan strategis, taktis, dan operasional. Perencanaan strategis berfokus pada keberlanjutan, inovasi produk, dan transformasi digital, sedangkan perencanaan taktis diwujudkan dalam kampanye pemasaran, penguatan distribusi berbasis data, serta kolaborasi dengan UMKM. Pada tingkat operasional, perusahaan menjalankan sistem produksi dan distribusi yang efisien melalui pengelolaan persediaan, penjadwalan produksi, dan kontrol kualitas. Evaluasi menunjukkan bahwa perencanaan perusahaan berjalan efektif meskipun dihadapkan pada tantangan seperti persaingan ketat dan perubahan preferensi konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan yang terintegrasi pada seluruh tingkatan menjadi faktor kunci keberhasilan Unilever dalam mempertahankan daya saing dan keberlanjutan bisnisnya.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Syafitri, S., & Mappasila, M. S. (2025). Analisis Perencanaan Manajerial pada PT Unilever Indonesia Tbk dalam Mencapai Keberlanjutan dan Keunggulan Kompetitif. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Mulia Pratama, 1(1), 1–8. Retrieved from https://journal.muliapratama.ac.id/index.php/jakmuliapratama/article/view/20